ayamiranti

Enterprise Builder

Blog Post created by ayamiranti on Jul 16, 2017

Beware 10.5.1 is here!

 

Hi ArcNesian! Sudahkah kalian melakukan update versi ArcGIS kalian? Terhitung dari akhir bulan Juni, Esri merilis versi ArcGIS terbarunya, yaitu 10.5.1. Ada banyak sekali update yang dilakukan oleh Esri di versi ini, dan yang menarik untuk dibahas adalah ArcGIS Enterprise Builder.

 

Kapabilitas terbaru dari ArcGIS Enterprise ini mempermudah ArcNesian dalam melakukan instalasi dan konfigurasi base ArcGIS Enterprise deployment di single machine. Keuntungan dari ArcGIS Enterprise Builder ini adalah:

  • Mudah, karena cukup dengan menggunakan satu wizard, Portal for ArcGIS, ArcGIS Server, ArcGIS Datastore dan Web Adaptor sudah ter-install dalam satu mesin.
  • Cepat.
  • Supports distributed collaborations with ArcGIS Online, bisa dilihat di link.

 

Ada beberapa pertimbangan yang perlu kamu ketahui, jika ingin melakukan deployment diluar yang disediakan ArcGIS Enterprise Builder, ArcNesian dapat melakukan install dan konfigurasi software yang ada secara individual. Misalnya:

  • Install software di multiple machine.
  • Ingin mengatur installation directories untuk masing-masing komponen.

 

Berikut adalah tahapan untuk instalasi ArcGIS Enterprise Builder:

1. Jalankan Builder.exe

2. Ketika muncul window “User Account Control” pilih “Yes”, kemudian akan muncul jendela seperti berikut dan klik Next.

 

3. Selama proses install, baca Master Agreement dan pilih I accept... dan kemudian klik Next.

4. Pilih lokasi instalasi untuk ArcGIS Enterprise Builder. Lokasi default-nya adalah C:\Program Files\ArcGIS.

Portal for ArcGIS akan diinstal ke ...\ArcGIS\Portal, ArcGIS Server akan diinstal ke ...ArcGIS\Server, dan ArcGIS Data Store akan diinstal ke ...\ ArcGIS\DataStore. 

Pastikan ruang tempat penyimpanan pada hardisk anda mecukupi untuk Instalasi.

 

5. Jika Python 2.7.13 atau Numerical Python 1.9.2 belum  tersedia pada komputer Anda, setup secara otomatis akan menginstalnya. Lokasi instalasi adalah <destination folder>\Python27.

6. Tentukan nama akun dan kata sandi untuk menjalankan ArcGIS Server, Portal for ArcGIS dan ArcGIS Data Store Services.

Note: Akun ini sama seperti ArcGIS Server Account, bedanya pengaturan ini dilakukan untuk seluruh komponen instalasi.

 

8. Masukkan license file Anda.

 

9. Setelah Anda memasukkan license file, ikuti petunjuk di layar dan pastikan instalasi berjalan dengan baik dan selesai.

 

 

Setelah ArcGIS Enterprise Builder berhasil di-install, browser akan otomatis terbuka dan menampilkan ArcGIS Enterprise configuration wizard. Setelah berhasil melakukan konfigurasi, ArcNesian akan memperoleh:

  • Portal dan ArcGIS Server site dengan initial administrator yang sama.
  • ArcGIS Server site sebagai GIS Server.
  • Relational dan tile cache data stores sudah di registrasi dengan ArcGIS Server site.
  • Nama Web Adaptor untuk portal, adalah portal
  • Nama Web Adaptor untuk ArcGIS Server site, adalah server.

 

Untuk melihat tahapan konfigurasi, dapat dilihat di post berikut, How to: Install and Configure ArcGIS Server .

 

 

Semoga berhasil! Sampai jumpa di post selanjutnya!

 

PS: This article is written by two authors, me and Hafidh Alfian from Esri Indonesia Spatial Heroes #2

 

 

Contact Esri Indonesia Technical Support (support@esriindonesia.co.id) for further assistance.

 

Outcomes